sugeng rawuh

selamat datang di blog saya , jangan lupa memberi komentar...

Facebook Badge

Rino Kristyarto's Facebook profile

28 November 2011

Go to Cipanas


KOMPILASI TAGIHAN KELOMPOK (WAJIB DAN PILIHAN) PROGRAM BERMUTU TAHUN 2011


Tagihan 5
BANK SOAL
 (TAGIHAN WAJIB KELOMPOK)

PENJELASAN
1.    SIFAT TUGAS:
a.      Bank Soal  merupakan tugas wajib yang dikerjakan oleh kelompok kerja.
b.      Bank Soal dibuat oleh kumpulan guru berdasarkan mata pelajaran dan kelas atau jenjang yang menjadi tugas mengajarnya.
c.       Dalam sebuah KKG atau MGMP akan dihasilkan sejumlah Bank Soal untuk masing-masing kelas dan masing-masing mata pelajaran misalnya; Bank Soal Matematika Kelas 1 SD, Bank Soal Bahasa Indonesia Kelas 2 SMP, dll.

2.    LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN
a.      Semua guru dalam kelompok kerja  yang mengajar pada kelas yang sama, misalnya guru kelas 1, untuk mata pelajaran yang sama, misalnya matematika, secara bersama-sama mengumpulkan soal-soal yang dibuatnya sendiri.
b.      Himpunan soal-soal atau item soal kemudian dianalisis untuk memperoleh item yang sahih (valid) dan ajeg (reliable)  serta kesesuaian  dan sebaran tingkat kesulitannya.
c.       Item soal yang memenuhi persyaratan selanjutnya digunakan di sekolah masing-masing.
d.      Item soal yang telah digunakan dianalisis ulang untuk mendapatkan soal yang terstandar dan dihimpun dalam Bank Soal.

KOMPILASI TAGIHAN INDIVIDU (WAJIB DAN PILIHAN) PROGRAM BERMUTU


Tagihan 1
SILABUS
 (TAGIHAN INDIVIDUAL WAJIB)
PENJELASAN
1.      Silabus merupakan tugas individual wajib, artinya semua guru yang mengikuti kegiatan di KKG/MGMP harus membuatnya sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya.

2.      Silabus yang dilaporkan adalah yang anda buat dan digunakan di sekolah.

3.      Silabus yang harus dilaporkan adalah untuk standar kompetensi dan kompetensi dasar dengan ketentuan:

a.      Untuk Guru Kelas:
1)      Satu tahun ajaran
2)      Salah satu kelas yang menjadi tugas mengajarnya
3)      Salah satu tingkat dari sejumlah tingkat yang menjadi tanggungjawabnya.

b.      Untuk Guru Bidang Studi:
1)      Satu tahun ajaran
2)      Salah satu kelas yang menjadi tugas mengajarnya
3)      Salah satu tingkat yang menjadi tugas mengajarnya
4)      Salah satu mata pelajaran yang diajarkannya

Silabus yang dilaporkan disusun menggunakan format yang diterbitkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) atau yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan di Kabupaten/Kota anda.

PANDUAN LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN KELOMPOK/MUSYAWARAH KERJA PROGRAM BERMUTU 2011

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN KELOMPOK/MUSYAWARAH KERJA
PROGRAM BERMUTU 2011






1. Kelompok Kerja                       : …………………………………………………
2. Alamat  Sekretariat                   : …………………………………………………
3. Periode                                   : ..................................................              
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN KELOMPOK/MUSYAWARAH KERJA
PROGRAM BERMUTU 2011


A.   Laporan Substansi dan Hasil Kegiatan
Laporan ini merupakan kompilasi dari jurnal kegiatan kelompok/musyawarah kerja dengan sistematika sebagai berikut:
a.    Cover
b.    Lembar Pengesahan
c.    Kata Pengantar
d.    Daftar Isi
e.    Ringkasan
f.     Kompilasi Jurnal Kegiatan
g.    Lampiran:
1)    Copy/salinan hasil Tagihan Kelompok Lengkap
2)    Copy/salinan Hasil Tagihan Individu (3 sample terbaik) Lengkap

B.    Laporan Keuangan
Laporan ini terdiri dari:
a.    Rincian penggunaan DBL, dengan format sebagai berikut:
No.
Kegiatan
Volume
Satuan
Satuan Biaya (Rp)
Jumlah (Rp)
1.





2.






























TOTAL





b.    Lampiran
Lampirkan semua bukti-bukti pengeluaran/pembayaran seperti kwitansi, faktur, nota kontan, dll

19 September 2011

Resume " Mendidik dan Menerapkan Disiplin Pada Anak Prasekolah"


Resume " Mendidik dan Menerapkan Disiplin Pada Anak Prasekolah"

Membantu Anak Belajar dan Mengembangkan Perilaku Agresif

October 18th, 2010 admin
Anak agresif merupakan anak yang memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata namun tidak diimbangi dengan sikap yang cukup menyenangkan. Mereka sangat lincah, suka meminta perhatian orang lain dengan cara mengganggu, kasar secara fisik maupun lisan, serta egois. Biasanya masyarakat umum menyebut anak agresif dengan sebutan "anak nakal". Namun, dari sudut pandang ilmu psikologi sebutan atau cap "anak nakal" bukanlah sebuah interpretasi yang baik, sebutan ini hanya akan memberikan kontribusi negatif bagi perkembangan perilaku anak.
Daya tangkap anak agresif dalam proses belajar-mengajar sangat luar biasa cepat, sehingga sebenarnya tidak akan banyak kesulitan untuk mendidik anak agresif menerima suatu pelajaran. Kendala mereka terletak pada masalah konsentrasi, anak agresif sangat mudah membagi-bagi perhatian terhadap hal-hal yang dianggap mereka menarik. Karenanya langkah awal yang perlu dilakukan orang tua untuk membantu anak-anak belajar dengan terlebih dahulu melatih konsentrasi mereka. Untuk melatih konsentrasi anak terhadap sesuatu ada beberapa hal yang perlu dilakukan, diantaranya adalah dengan melatih disiplin waktu, melatih disiplin terhadap fokus perhatian, dan melatih disiplin terhadap jadwal kegiatan.
Ajarkan anak Anda untuk melakukan segala sesuatu sesuai dengan waktu, tempat dan jadwal kegiatan. Berilah mereka daftar kegiatan yang harus dikerjakan selama jangka waktu tertentu. Buat perjanjian tertulis dengan mereka mengenai aturan main pelaksanaan kegiatan tersebut. Jangan lupa hadiah dan hukuman termasuk dalam aturan main tersebut. Cara ini akan melatih disiplin anak, melatih tanggung jawab, dan pada akhirnya melatih konsentrasi mereka lebih terfokus dan terarah.

 
MENYUSUN KEGIATAN HARIAN ANAK USIA PRASEKOLAH

Masa-masa awal kehidupan bayi merupakan saat yang penting baik bagi bayi itu sendiri maupun bagi orang tua, tapi tak mungkinkan disusunnya suatu jadwal tertentu. Setelah tiga bulan, biasanya jadwal bayi mulai dapat diperkirakan dan saat memasuki usia prasekolah orang tua mulai dapat mengatur waktu anak, siang dan malam. Jadwal teratur yang juga cukup fleksibel membantu anak mengembangkan kebiasaan baik untuk makan, tidur, bermain, dan belajar. Hal itu juga mengarahkan anak agarlebih bersikap positif karena dapat memperkirakan apa yang dilukukan. Tak adanya rencana kegiatan bisa menimbulkan kekacauan dan masa kanak-kanak yang tak menyenagngkan.
Jika orangtua memarahi dan memukul dalam mendidik anak, prasekolah belajar bersikap negatif terhadap diri sendiri dan kehidupan. Kalau orangtua tak merencanakan dan menyusun kegiatan kegiatan harian anak, mereka cenderung membatasi eksplorasi anak dengan cara negatif. Rencana dan struktur yang disusun membuat pengasuhan lebih mudah dan memungkinkan orangtua untuk melihat perubahan anak dari hari ke hari.

Manyusun Jadwal
Dalam menyusun kegiatan harian anak prasekolah, carilah kegiatan spesifikuntuk hari-hari tertentu ; misalnya makan, makan makanan kecil, tidur siang, bermain sendiri, membaca, mandi, membereskan mainan, dan bermain dengan saudara dan teman. Jika anda bekerja, waktu yang dilewatkan anak denagn pengasuhnya juga mesti di maskukkan dalam jadwal. Buat daftar kegiatan harian untuk masing-masing anak prasekolah.

Fleksibel
Anda meski bersikap flesibel dan sensitive terhadap kebutuhan dan tanda-tandayang ditunjukan anak, dan sesekali perlu diberi perkecualian. Anggaplah kebutuhan sosialisasi anak juga merupakan kebutuhan bagi anda juga.
Manfaat bagi anak dan juga bagi anda. Berbagi pengalaman dengan orang tua lain membantu orang tua memahami perilaku anaknya.jangan lupa ajarkan mengenai tanggung jawab kepada anak, seperti membereskan mainan dan menaruh pakaian kotor di tempatnya. Dan meski tak anda cantumkan dalam jadwal, jangan lupa untuk selalu memberi pelukan kepada anak.

Anak Yang Sulit Bermain Sendiri

Anak pertama dan anak tunggal cenderung bergantung pada perhatian yang didapatnya. Bagi sebagian anakk, ketergantungan ini bias menyerupai adiksi perhatian. Mereka terbiasa diperhatikan orang dewasa di sekitanya,mendapat pujian, dan selalu ditemani saat bermain. Anak yang sangat sosial seperti ini bias merasa kurang mendapat perhatian jika orang tua membiarkan ia bermain sendiri.
Anak-anak yang mengalami adiksi perhatian mudah mengalami gangguan perilaku di sekolah dimana aia harus berbagi perhatian dengan anak-anak lain. Pilih waktu tertentusetiap harinya untuk membiasakan dia agar dapat menyendiri. Jelaskan bahwa itu merupakan waktunya sendiri dan ia boleh memilih kegiatan yang disukainya. Untuk pertama kali, waktu menyendiri jangan terlalu lama ; sepuluh atau lima belas menit sudah cukup. Secara bertahap, tingkatkanlah hingga sedikinya setengah jam, kemungkinan ia akan menikamti waktu menyendiri itu dan masih ingin meneruskan meskipun timer sudah berbunyi.
Barangkali pada awalnya ia merasa jemu. Jangan memberi respons dengan mengarahkan apa yang mesti ia lakukan.biarkan berinisiatif sendiri.

MEMPERKAYA LINGKUNGAN SEKITAR ANAK

biology is my life

biology is my life
biologi