sugeng rawuh

selamat datang di blog saya , jangan lupa memberi komentar...

Facebook Badge

Rino Kristyarto's Facebook profile

24 Mei 2008

Mengapa harus GURU ???

"Sepenggal Kisahku..., Saat Menentukan Jalan Hidup sebagai Oemar Bakri"
by: Rino Kristyarto, S.Pd

"Guru juga harus mempunyai semangat juang yang tinggi. Aku teringat dengan seorang teman dekat di SMA dulu. Rino Kristyarto. Kemarin aku bertemu pamannya, beliau cerita banyak tentang Rino saat ini. Sewaktu di SMA dia aktif sebagai ketua MPK. Juga seorang yang cerdas di kelas. Kalo untuk masuk jurusan-jurusan bonafide melalui UMPTN/SPMB, aku yakin dia bisa. Tapi dia memutuskan untuk memilih Pendidikan (kalo tidak salah Pendidikan Biologi) di Unesa (dulu IKIP Surabaya). Alasannya cukup simple, kalo tidak ada orang cerdas yang mau menjadi guru, lantas apa pendidikan ini akan ditumpukan pada SDM yang rendah. Aku salut sama kamu, Rin."
Paragraph di atas adalah kutipan dari tulisan teman SMA Ku Wirawan Purwa Yuwana seorang akuntan lulusan STAN, sekarang dinas di Dep. Keu dalam blognya yang berjudul "Bocah ngGunung dan Semangat Pendidikan"
Ketika aku membaca tulisan ini aku terperanjat.. mengingat begitu idealisnya aku dulu.., ini memotivasiku untuk menulis lagi di blog disela kesibukanku di akhir semester ini..
sejak smp.. aku sudah bercita-cita jadi guru... , "meskipun waktu SD pernah berkeinginan jadi pilot dan angkatan laut,.. padahal aku tidak bisa berenang he he..". Alasanku ingin jadi guru..
  1. Lingkunganku "guru" Bapak & ibuku guru, adikku Insyaallah guru, tetanggaku, kakek- nenekku, paman-bibiku semua guru bahkan mbah buyutku dari ibu juga guru. Jadi aku generasi guru dan seolah-olah menjadi sifat genetis dan bakat yang menurun.
  2. Aku punya tokoh idola "seorang guru" bernama Pak Ahmad Syamsuri sekarang mengajar di SMPN 5 Tulungagung. di "mataku" beliau begitu sempurna. saat mengajar gayanya yang santai, akrab dengan siswa, humoris dan mampu mentransfer & memfasilitasi pembelajaran sangat baik. bahkan gaya mengajarnya-lah yang mengilhamiku dalam mengajar sejak kuliah MKBPM maupun saat ini saat mendidik siswaku. Di keluarga beliau juga suami, bapak dan pemimpin yangt baik. Beliau juga guru ngajiku. saat ini pun beliau adalah penasihat "spiritualku". Pak Syam juga mengilhamiku menjadi guru Biologi karena beliau juga adalah guru biologi, bahkan kami satu almamater "Jurusan Biologi, FMIPA Unesa (IKIP Surabaya)".
  3. "Alasan Dana" Kuliah di unesa bagiku murah meriah dan sesuai dengan kondisi keuanganku dengan hanya membayar SPP Rp. 350.000 per semester dan uang pendaftaran 1 juta rupiah pada Tahun 2001, bandingkan dengan unair waktu itu sudah Rp.600.000 dan ubaya Rp. 5 s/d 7 Juta per semester.
  4. "Semangat" jadi guru setelah diterima di biologi unesa, aku sempat goyah ketika di "ejek" dan melihat teman2ku waktu SMA yang 'kata teman-teman" kemampuan koginitifnya sepadan bahkan di bawahku bisa kuliah/diterima di PT favorit sementara aku "hanya" di Unesa. Akhirnya aku tergoda dan ikut SPMB lagi dengan unag beasiswa PPA yang kuterima sejak smt 1, dan aku diterima di Fakultas Teknik UNIBRAW namun aku tersadar bahwa menjadi guru adalah cita2ku, dan aku tidak punya dana untuk daftar ulang di unbraw. (maaf pagi peserta SPMB yang jatahnya kuambil). aku juga sempat mendaftar di STPDN dan lolos tes hingga tahap 3 (tulis, kesehatan dan psikologi) namun akhirnya takdir Allah tetap mengarahkanku jadi GURU.
  5. Harus ada orang yang mau jadi guru.. . apa kata dunia !!! kalau semua anak bangsa yang berpotensi ingin jadi dokter, insinyur, bankir, akuntan dsb. dan tak ada yang mau jadi guru . Lalu siapa yang akan mengajar anak-anak dokter,insinyur dsb. maka harus ada orang "......." yang mau jadi guru. Alangkah indahnya dunia pendidikan kita jika orang berkualitas "dokter" yang sadar dan mau jadi guru. namun jangan khawatir.. ternyata teman2ku kuliah yang mayoritas anak desa yang lugu, cerdas dengan segala potensi mereka mau, dan "sadar" menjadi guru. secercah harapan dunia pendidikan kita.... ingat pendidikan adalah lambang kualitas suatu bangsa
  6. Jangan malu jadi guru.... Aku tak malu jadi guru. Bagiku di dunia ini hanya ada dua profesi yaitu Profesi Guru dan profesi lainnya... Karena yang mencetak profesi lainnnya adalah guru.

Alhamdulillah .... sekarang cia-citaku tercapai menjadi seorang guru, dan kini aku merasa cukup beruntung menjadi seorang guru. Semoga spenggal kisahku mampu mengilhami dan memotivasi generasi muda kita untuk menjadi guru.

biology is my life

biology is my life
biologi